Posyandu Harus Optimal Tangani Stunting

yulistra-ivo

Palangka Raya – Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Ivo Sugianto Sabran menegaskan bahwa pos pelayanan terpadu (posyandu) harus lebih dioptimalkan untuk menangani stunting, karena Kalteng memiliki sasaran percepatan penurunan masalah stunting.
Ivo menyebut, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting disebutkan bahwa kelompok sasaran dari percepatan penurunan stunting ini adalah remaja, calon pengantin (PUS), ibu hamil, ibu menyusui, dan dan anak berusia 0-59 bulan.
“Sehingga sangat tepat sekali apabila semua unsur yang tergabung dalam pokjanal Posyandu untuk saling bersinergi agar keberadaan Posyandu semakin eksis dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam upaya penanganan stunting,” imbuhnya.
Ivo menambahkan bahwa posyandu lebih dekat dengan masyarakat daripada lembaga lainnya sebagai garda terdepan dalam pelayanan.
“Posyandu merupakan wadah pelayanan masyarakat garda terdepan bagi pelayanan sosial dasar di masyarakat yang memiliki pengaruh penting dan kedekatan yang erat dengan masyarakat jika dibandingkan dengan lembaga masyarakat lain di desa dan kelurahan,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng Yulistra Ivo Sugianto Sabran.
Hal ini ditegaskan Ivo saat membuka secara resmi Rapat Pokjanal Posyandu se-Kalimantan Tengah yang di selenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel Best Western Batang Garing (Rabu 6 Desember 2023).
Oleh karena itu, Ivo juga mengingatkan, agar Pokjanal Posyandu bisa bergerak secara aktif dan berperan serta dalam meningkatkan cakupan Posyandu Aktif di Kalimantan Tengah sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Pada kesempatan ini, Ivo mengingatkan agar pokjanal Posyandu bisa bergerak secara aktif, dan kegiatan ini bisa menjadi ajang evaluasi atas rencana kerja yang telah disusun selama tahun 2023. ”Semoga pada tahun yang akan datang semua anggota pokjanal semakin aktif dalam menjalankan fungsinya dan seluruh Posyandu di Kalimantan Tengah menjadi Posyandu aktif,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan Perkembangan Desa dan Pelayanan Sosial Dasar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Kalteng Achmad Suwandi menyampaikan dalam laporannya, rakor ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung Program Posyandu di Kalteng; merumuskan rencana kerja dan tindak lanjut Pemerintah Provinsi untuk mendukung Program Posyandu di Kalteng; serta meningkatkan sinergisitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan di Pemerintah Provinsi Kalteng.
Nampak hadir, Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Kalteng Etty Aprilia, dan Ketua Pokja 4 Muhammad Fitrianto Laksono.(bs/ms)

baca juga ...  Proyek Kawasan Nelayan “Merah Putih” di Desa Tanjung Putri Disorot: Diduga Gunakan Galian C Ilegal
error: maaf konten dilindungi !!

Dapatkan info dan berita terbaru melalui akun-akun mediai sosial mediasemesta.co.id