Provinsi Kalimantan Tengah kembali menjadi tuan rumah seleksi Olimpiade Bahasa Jerman tingkat regional. Acara yang berlangsung pada 11-13 November 2024 di M. Bahalap Hotel Palangka Raya ini merupakan kerja sama antara Dinas Pendidikan Kalteng dan Goethe-Institute. Tujuannya adalah memilih dua peserta terbaik untuk bertanding di tingkat nasional.
Ketua panitia, Apip Purnomo, menyampaikan bahwa olimpiade ini merupakan hasil dari persiapan intensif selama beberapa bulan. “Kami ingin melihat hasil dari pembelajaran dan pelatihan yang telah dilakukan. Kompetisi ini adalah peluang bagi siswa untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka,” ujar Apip.
Sebanyak 70 siswa dari 8 SMA sederajat ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Seleksi diawali dengan technical meeting secara daring, diikuti dengan tiga hari kompetisi intensif. Selain itu, peserta juga mendapat kegiatan tambahan berupa lokakarya untuk meningkatkan wawasan dan pengalaman mereka.
Plt. Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Plt. Sekdisdik Safrudin, menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing di era global. Ia menyebut bahwa penguasaan bahasa adalah elemen kunci dalam mengembangkan empat kompetensi abad ke-21, yaitu Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creative Thinking.
Reza juga menyoroti pentingnya mempelajari bahasa Jerman sebagai jendela untuk memahami budaya. “Dengan menguasai bahasa Jerman, siswa tidak hanya belajar berkomunikasi tetapi juga memahami keberagaman, sejalan dengan nilai keberagaman global dalam Profil Pelajar Pancasila,” ujarnya.
Ia optimistis keterampilan bahasa Jerman yang dimiliki peserta akan menjadi bekal penting untuk pendidikan maupun karier internasional. “Ini adalah langkah awal menuju kesuksesan global. Jangan sia-siakan peluang ini,” tutupnya.




