Tren Positif Penurunan Stunting, Kalteng Targetkan 2026 Tinggal 18,80%

Penyerahan penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang telah menyelesaikan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 serta penilaian kinerja stunting tahun 2025

PALANGKARAYA – Ketua TP PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan komitmen Kalimantan Tengah dalam percepatan penurunan stunting yang menunjukkan tren positif, dari 27,4 % pada 2021 menjadi 22,1 % pada 2024, dengan target 20,6 % pada 2025 dan 18,80 % pada 2026. ‎‎

“Capaian ini patut disyukuri, namun perlu upaya yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegasnya.‎‎

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting serta Penilaian Kinerja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (29/4/2026).‎‎

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyampaikan capaian prevalensi stunting Kalteng mengalami penurunan dari 23,5 % pada 2023 menjadi 22,1 % pada 2024.‎‎

“Penurunan ini patut disyukuri, namun dengan target 18,8 % pada 2026, diperlukan upaya yang lebih optimal,” ungkapnya.

‎‎Ia menegaskan, upaya percepatan penurunan stunting perlu didukung peningkatan kualitas data melalui monitoring dan evaluasi, pengukuran 31 indikator layanan, evaluasi realisasi anggaran, serta identifikasi kendala sebagai dasar perbaikan kebijakan.‎‎

Selain itu, lanjutnya, sebagian besar Indikator Kinerja Utama (IKU) Program Bangga Kencana tahun 2025 telah mencapai kategori minimal “Baik”.‎‎

“Namun masih terdapat indikator yang perlu menjadi perhatian, yakni persentase kehamilan tidak diinginkan, yang juga berkaitan erat dengan upaya penurunan stunting,” jelasnya.‎‎

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Wahyuniati, yang hadir secara daring, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.‎‎

baca juga ...  Seleksi Guru Inspiratif 2024, Bukti Dedikasi GTT dalam Pendidikan Kalteng

“Seluruh pihak diharapkan dapat menyusun strategi bersama untuk meningkatkan capaian program, sekaligus mengatasi berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan,” tuturnya.

‎‎Ia juga menegaskan komitmen pemerintah pusat melalui program prioritas pembangunan keluarga yang terintegrasi dengan delapan program prioritas nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga percepatan penurunan stunting berbasis keluarga.‎‎

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang telah menyelesaikan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 serta penilaian kinerja stunting tahun 2025.‎‎

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri yang diwakili Direktur SUPD III Fauzan Hasan (daring), Bupati/Walikota se-Kalimantan Tengah, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, serta para pemangku kepentingan dari perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, dunia usaha, dan media.‎

error: maaf konten dilindungi !!

Dapatkan info dan berita terbaru melalui akun-akun mediai sosial mediasemesta.co.id