Kotawaringin Barat (media semesta) – Kerusakan ringan pada bangunan ruang kelas baru SD Negeri 2 Baru, Kecamatan Arut Selatan menjadi sorotan setelah Media Semesta mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat.
Melalui pesan WhatsApp, Kepala Bidang SD, Dien, memberikan klarifikasi terkait kondisi tersebut.
Dalam foto yang diterima redaksi, terlihat beberapa keramik di lantai bangunan baru mengalami retak.

Kerusakan ini berada pada bangunan yang tercantum dalam papan proyek pekerjaan pembangunan ruang kelas baru tahun anggaran 2024.Kabid SD Dien menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah mengetahui kerusakan tersebut.
“Sebenarnya sudah ada kami laporkan juga secara lisan kepada kepala dinas pendidikan terkait kerusakan di sekolah,” ujarnya.
Terkait tanggung jawab pemeliharaan, Dien menyampaikan bahwa masa pemeliharaan bangunan proyek tersebut telah berakhir.
“Untuk masa pemeliharaan bangunan sudah berakhir, sehingga kerusakan yang terjadi setelah masa pemeliharaan menjadi tanggung jawab dinas,” terang Dien.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kerusakan yang tampak tergolong ringan sehingga dapat ditangani melalui dana operasional sekolah.
“Mengingat kerusakan yang terjadi relatif ringan, penanganan bisa dilakukan oleh pihak sekolah melalui dana pemeliharaan yang bisa dianggarkan melalui dana BOSP,” tambahnya.
Dengan demikian, pihak sekolah diimbau untuk segera mengalokasikan dana perawatan agar kondisi ruang kelas kembali layak digunakan dan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Dinas Pendidikan memastikan tetap melakukan pemantauan agar fasilitas pendidikan terus terjaga sesuai standar pelayanan.(TS).





