Hadiri Acara Nyangkolatan Mantir, Bupati dan Wakil Bupati Kobar Dianugerahi Gelar Adat

Kotawaringin Barat – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah, S.H., M.H. bersama Wakil Bupati Suyanto, S.H.,M.H. menghadiri acara Nyangkolatan Mantir atau Polas Mantir yang diselenggarakan oleh Majelis Agama Kaharingan Indonesia (MAKI) Kabupaten Kobar. Kegiatan berlangsung di Rumah Betang Desa Pasir Panjang pada Sabtu (20/9), dan turut dihadiri jajaran Forkopimda serta para pemangku adat.
Acara ini digelar sebagai wadah silaturahmi antara pemangku adat dan agama Kaharingan dengan pemerintah daerah, sekaligus mempererat hubungan kemitraan dalam menjaga tradisi serta kebersamaan.

- WhatsApp Image 2025 09 20 at 14.44.10


Dalam momen sakral tersebut, Bupati Hj. Nurhidayah dan Wakil Bupati Suyanto dianugerahi gelar adat oleh para pemangku adat. Hj. Nurhidayah menerima gelar Patih Guci, sementara Suyanto dianugerahi gelar Patih Agung Setiajaya.
Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya dan Wakil Bupati. “Ini adalah bentuk menjaga adat dan budaya, terutama masyarakat Dayak yang ada di wilayah kita,” ungkap Hj. Nurhidayah.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan pembangunan di Kotawaringin Barat. “Ini adalah simbol kolaborasi, bahwa Kotawaringin Barat dengan latar belakang masyarakat yang beragam tetap bersatu dan saling menghargai satu sama lain,” imbuhnya. (rib/prokom/bud/mbs)

baca juga ...  Proyek Pembangunan Pasar Rp2,858 Miliar di Arut Selatan Diduga Mangkrak, Melewati Batas Waktu Kontrak
error: maaf konten dilindungi !!

Dapatkan info dan berita terbaru melalui akun-akun mediai sosial mediasemesta.co.id