Ajak Warga Gunakan Akal Sehat Sukseskan Pemilu

Pangkalan Bun – Pengamat Politik yang dikenal dengan pencetus ‘Akal Sehat’ Prof Rocky Gerung dijadwalkan tampil dan mengisi diskusi di Pangkalan Bun Sport Center Kabupaten Kotawaringin Barat Jalan Samari pada Sabtu (2/2/2024) pagi pukul 08.30 WIB sampai 11.00 WIB.
Safari akan sehat Prof Rocky Gerung ini difasilitasi oleh tokoh nasional yang merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Sawit yang merupakan putra asli Kalimantan yaitu Dikki Akhmar.
Adapun Dikki Akhmar sendiri saat ini merupakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dalam dua hari yakni Jum’at dan Sabtu, Dikki Akhmar mengajak Prof Rocky Gerung untuk bersilaturahmi dan menyapa masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat, mulai dari kalangan mahasiswa akademisi kampus, kaum terpelajar, hingga elemen masyarakat kampung, puncaknya yakni berdiskusi bersama dalam suatu forum di Sport Center Pangkalan Bun Jalan Samari, Sabtu pagi.
“Beberapa waktu lalu memang Prof Rocky juga sudah ke Pangkalan Bun bersilaturahmi dengan Pangeran Muasjidinsyah di Istana Kuning. Sekarang ke sini (Pangkalan Bun) lagi,” ujar Burhanudin yang juga Caleg PKS DPRD Kabupaten Dapil Kobar 3 yang meliputi Kecamatan Pangkalan lada, Pangkalan Banteng, dan Arut Utara nomor urut 2 ini.
Burhanudin menjelaskan bahwa kehadiran dua tokoh nasional ini didahului dengan pertemuan bersama mahasiswa dan masyarakat di Kotawaringin Timur dan Seruyan, tepatnya di daerah Hanau calon Ibu Kota Provinsi Kotawaringin Raya.
Dia menegaskan bahwa kehadiran dua tokoh nasional ini juga demi menyukseskan pemilu pada 14 Februari 2024, misalnya agar masyarakat di semua lapisan untuk menggunakan hak pilihnya demi menentukan arah nasib bangsanya ke depan.
“Kehadiran Pak Dikki Ahmar Caleg DPR RI dari PKS beserta Rocky Gerung ingin mengajak dan juga sekaligus mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 14 Februari (2024) dengan menggunakan akal sehat, jangan sampai ada yang tidak menggunakan hak pilihnya,” tegas Burhanudin yang juga pengasuh Sekolah Alam Bina Insan ini.(bud)





