Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Kat mana F Dirun memberikan sambutan dalam acara sosialisasiPerda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Palangka Raya — Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, di Ruang Rapat Gabungan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (30/11/2024). Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Katma F. Dirun.
Dalam sambutannya, Katma menyampaikan pentingnya implementasi Peraturan Daerah ini dalam membentuk generasi yang memiliki pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Pancasila serta wawasan kebangsaan yang kuat.
“Peraturan ini merupakan landasan penting dalam meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan harus menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan,” ujar Katma.
Disampaikan pula, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai isi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023, sekaligus mendorong sinergi antarinstansi dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut.
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila dapat terus menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Rahmawati mengungkapkan bahwa sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengembangan sumber daya manusia, BPSDM memiliki komitmen kuat untuk memastikan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan terus menjadi landasan utama dalam pembentukan karakter bangsa, khususnya di kalangan ASN. “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperkuat pemahaman akan nilai-nilai Pancasila, tetapi juga menanamkan semangat kebangsaan yang kokoh untuk menghadapi tantangan zaman dan saya mengapresiasi inisiatif ini dan berharap sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan, baik bagi peserta maupun masyarakat luas. Mari kita jadikan Pancasila sebagai energi pemersatu dan semangat kebangsaan sebagai fondasi dalam membangun negeri yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta, dimana berbagai masukan dan saran terkait penerapan pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan. (MMCKalteng/bud)




